Friday, 11 December 2020

REVIEW NOVEL KAPPA-RYUNOSUKE AKUTAGAWA

Sumber Gambar: Ipusnas

Judul: Kappa
Penulis: Ryunosuke Akutagawa
Penerbit: PT Dunia Pustaka Jaya, 1975
KPG (Kepustakaan Populer Gramedia), Juni 2016
Jumlah Halaman: iv+83 halaman
ISBN: 978-602-424-095-0 Sinopsis:
Kappa menggambarkan karikatur kehidupan masyarakat modern Jepang yang maju setelah mengalami zaman teknologi modern, tetapi mengalami kemerosotan drazat Rohani. Makhluk kappa dan masyarakatnya merupakan imajinasi Ryunosuke Akutagawa.

Akutagawa dipandang sebagai salah satu sastrawan terkemuka Jepang. Banyak yang menganggapnya setara dengan Gustave Flaubert. Selain kappa buah penanya yang terkenal antara lain : Roshaman dan Dalam Hutan.

Akutagawa meninggal pada tanggal 24 Juli 1927 dalam usia 35 tahun karena bunuh diri. Tak diketahui pasti apa penyebabnya, walaupun ia sendiri pernah berkata, seandainya ia bunuh diri itu karena kabut ketakutan.

~*~

Novel ini menceritakan tokoh "aku" (manusia) yang tersesat di dunia kappa. Kappa adalah makhluk berkepala cekung yang segala kehidupannya diceritakan berbanding terbalik dari kebiasaan dan pikiran manusia. Saya pikir penulis ingin menunjukkan bahwa banyak sekali ketidak adilan terjadi di dunia ini. Dan banyak hal yang tak bisa diterima logika, tetapi tetap dibenarkan.

Penulis juga banyak memasukkan bagian-bagian yang mengungkapkan kritikan terhadap beberapa golongan di Jepang. Politik, ilmuan, seni, agama, hukum dan tradisi dengan cara kontradiksi yang ia tunjukkan melalui ceritanya.

Segi tema saya acungi jempol, penulis sukses meramu berbagai element sekaligus. Meski di awal alis saya berkerut dengan alurnya, tapi setelah meneruskan bab-bab selanjutnya cukup bisa dimengerti.

Dari awal saya malah penasaran dengan siapa tokoh "aku" yang penulis bisa sembunyikan hingga bagian akhir. Dan saya dibuat tersenyum saat mengetahui siapa si tokoh "aku" sebenarnya.

Meski pun terdapat banyak dialog, tetapi tidak membuat saya bosan ketika membaca. Justru melalui dialog itulah penulis banyak menyampaikan maksud dari ceritanya.

Buku tipis yang hanya berjumlah 83 halaman ini sukses membuat saya ingin membaca karya Akutagawa yang lain.

~*~

Quotes yang saya sukai dari cerita ini:
"Barang kali kita hanya menambahkan bara lama kepada semangat baru." (Kappa, hal 49)

"Mengurangi kebutuhan kebendaan, tidak selalu membawa ketentraman pikiran. Agar dapat hidup dengan tenteram, keinginan-keinginan kebatinan perlu dikurangi." (Kappa, hal 49)

~*~

#reviewnovel #serisastradunia #kappa #ryunosukeakutagawa

Monday, 7 December 2020

Cerpen Hantu di Rumah Baru

Sumber gambar: Pixabay.com

Judul: Hantu di Rumah Baru
Penulis: Karang Bala

Ibuku bilang ‘pamali’ memiliki rumah yang terdapat pohon kersen. Mbak-mbak bergamis putih, dengan rambut panjang, dan senang tertawa pun mendadak jadi topik perbincangan hangat di keluargaku. Namun, aku sama sekali tak terpengaruh, menurutku orang tua zaman dulu lekat dengan mitos dan terlalu percaya hal mistis. Lihat saja, aku akan membuktikannya bahwa tak akan terjadi apa-apa di sana.

Mendapatkan rumah megah dengan lokasi strategis yang dijual murah, siapa yang tidak tergiur, bukan? Apalagi bagi pasangan muda sepertiku dan mas Rendra. Hingga akhirnya penandatanganan surat pembelian pun telah terjadi, kini kami telah resmi menjadi pemilik baru hunian berlantai dua dengan desain semi kolonial itu.

Sore harinya, kami pun memutuskan segera pindahan. Kali kedua aku menginjakkan kaki di rumah ini, tetapi sekarang auranya terasa berbeda. Ah, barang kali hanya perasaanku saja, karena kami datang saat magrib menjelang, dan angin petang memang tengah berembus kencang. Hingga jam 10 malam, kami baru selesai membereskan beberapa ruangan termasuk kamar tidur utama. Gemeretak tulang terdengar nyaring ketika aku meregangkan badan dan tangan, lengket keringat membuat ingin segera membersihkan badan.

“Mas, aku mandi dulu, ya!” kataku seraya berlalu menuju kamar mandi.

Mas Rendra pun mengiyakan seraya merebahkan badan, dia tampak begitu kelelahan sekali. Dari tadi memang dia yang banyak bekerja, sementara aku hanya bantu-bantu sedikit saja.

Segar rasanya ketika air dari Shower mengguyur tubuhku, otot-otot terasa rileks, penat di kepala pun seakan terhanyut seiring air yang mengalir. Aku bersenandung lirih seraya menuangkan sabun cair di tangan, lantas mengusapkan ke badan. Tiba-tiba terdengar ketukan di pintu, pergerakan tanganku seketika terhenti.

“Mas?” tanyaku agak berteriak,  supaya suaraku bisa menyaingi kecipak air.

Tak ada yang menyahut, “Mas, kalo mau buang air? Kan ada WC di bawah,” lanjutku lagi.

Masih tak ada sahutan, mungkin dia sudah pergi ke kamar mandi di bawah. Aku kembali melanjutkan membersihkan badan, tiba-tiba terdengar bunyi jendela tertutup dan terbuka bergantian dari kamar di sebelah. “Sepertinya digerakkan angin,” gumamku.

Hingga selesai mandi, aku pun kembali ke kamar. Mendapati Mas Rendra terlelap seraya mendekap guling. Lalu siapa yang tadi mengetuk pintu? Aku tertegun sejenak, mungkin dia meneruskan tidur setelah dari kamar mandi. Bisa saja, bukan?

Dering telepon mengalihkan perhatianku dari sisir yang baru saja kuraih, ternyata pesan dari Ibu.

Ibu: Jangan nyisir rambut malem-malem, pamali.

Ibu kok bisa tahu, ya, aku hendak merapikan rambut? Feelingnya kuat sekali, batinku.

Aku pun berdecap setelah membacanya. Pamali lagi? Kemarin pamali ada pohon kersen besar dekat rumah, sekarang pamali menyisir rambut, besok-besok pamali apa lagi coba? Lama-lama kesal juga terus dicekoki istilah ‘pamali’ yang banyak sekali macamnya. Aku pun memutuskan membalas mengiyakan pesan tersebut. Padahal setelah menyimpan kembali gawai aku meneruskan menyisir rambut. Bodo amat dengan larangan ibu, itu hanya mitos.

Hening, hanya detak jarum jam dinding yang terdengar, hingga nyanyian cacing di perutku berdendang. Aku pun segera mengikat rambut asal. Ingin hati membangunkan Mas Rendra, tetapi melihatnya dia terlelap begitu tenang kuurungkan saja, biarlah dia istirahat sejenak. Aku bisa membangunkannya setelah makanan matang, dia juga pasti lapar.

Sebelum menuruni tangga aku sempat menutup jendela kamar sebelah, ternyata benar angin menggerak-gerakkan daun jendela, aku pun menutupnya rapat-rapat, lantas menguncinya. Setelah itu, aku kembali berbalik, berjalan menuju tangga, hingga pada saat sampai di koridor yang menghubungkan antara ruang keluarga dan dapur. Aku refleks terlonjak seraya menjerit, mendapati sesuatu yang kenyal dan lengket mengenai kakiku. Seketika bau anyir menyeruak ke indra penciuman diiringi dua kucing hitam yang mengeong keras, sepertinya tengah berebut mangsa hingga terlempar ke arahku. Aku segera melabuhkan pandangan ke bawah ternyata tubuh tikus yang telah koyak dan berlumur darah di sana, aku seketika mengibaskan kaki, mundur beberapa langkah seraya berusaha mengusir kucing-kucing itu.

Mual tak tertahankan membuat tubuhku agak limbung, selera makan seketika menguap seiring perasaan jijik yang menguasai diriku. Setelah kedua kucing itu pergi, aku segera membersihkan kaki yang terkena darah, lantas mengepel lantai yang tercecer cairan merah nan kental itu. Baru saja hendak kuraih pengki, tiba-tiba terdengar bunyi kelontang panci dari dapur bersamaan dengan lampu yang mendadak mati.

“Mati listrik di saat begini, huh!” rutukku seraya berjalan perlahan menuju lantai dua untuk mengambil senter di kamar.

Baru saja kakiku dijejakkan di anak tangga pertama, aku terkesiap mendengar kegaduhan dari dapur, lantas terdengar derit pintu dibuka paksa dengan keras. Seketika itu juga angin terasa berembus lebih kencang, hingga gorden jendela melambai-lambai. Meski rasa takut mulai menyergap, aku tetap memberanikan diri untuk memeriksanya.

Kuraih daun pintu dapur, tak sengaja mataku menangkap sekelebat siluet putih dari pohon kersen besar yang menjulang gagah, yang posisinya tepat segaris lurus dengan tempatku berdiri. Samar-samar dahan pohon yang bermandikan cahaya bulan tampak bergerak-gerak perlahan, lebih cepat, semakin cepat, hingga sangat cepat.

Hawa dingin semakin menusuk kulit, bulu kudukku meremang, hingga jantungku berdetak tak sabaran. Aku mengucek mata, memastikan penglihatanku yang mendadak buram. Saat kembali membuka netra, aku meringis, terasa ada yang menarik rambutku dari belakang.

 Seketika itu juga aku menjerit, “MAS ..., MAS RENDRA! Tolong aku, Mas!”

Saat tanganku menahan kepala ke arah berlawanan dengan sekuat tenaga, lantas berusaha berbalik untuk melihat siapa penarik rambutku, tetapi tak ada siapa pun.

“Pergilah dari sini!” sayup-sayup terdengar bisikan bernada ancaman di telinga kiri.

Aku terkesiap, lantas menoleh, lagi-lagi tak kudapati siapa pun di sampingku. “Jika tidak, nyawamu taruhannya,” bisik suara itu lagi di telinga kananku.

“Si-siapa, kau? Tunjukan wujudmu jika berani!” Aku berusaha berkata tegas, menutupi ketakutan yang menyelimuti dadaku.

“PERGI! ATAU TANGGUNG AKIBATNYA!” bentak suara itu yang didominasi nada ancaman penuh emosi yang tertahan.

Kakiku bergetar semakin hebat dan jantungku berdegup tak terkendali. Aku berlari secepat mungkin dalam gelap, mulutku tak henti menjerit-jerit memanggil nama Mas Rendra seraya menoleh sesekali ke belakang.

Mas Rendra tak menyahut juga, malah pecahan beling terdengar berdenting keras dari arah kamar.

“Mas tolong, aku!” pekikku dengan nada bergetar seraya terisak. Getaran di badan tak lagi bisa kuatasi, bayangan-bayangan menyeramkan menggelayuti pikiran.

Hingga entah sampai di anak tangga ke berapa, aku salah berpijak. Hingga aku jatuh terguling, lantas menggelinding di anak tangga, tergelincir ke lantai pualam tua. Selanjutnya, suara Mas Rendra yang meneriakkan namaku terdengar nyaring seiring cahaya lampu senter yang menyilaukan mata. Setelah itu aku tak ingat apa pun lagi.

***

Itulah kali terakhir aku tidak menghiraukan perkataan dan firasat ibu, karena sekarang kami telah berlainan alam. Bukan mitos yang merenggut nyawaku, tetapi takdir Tuhanlah yang memberikan jalan kematian bagiku mesti seperti itu. Pun perihal makhluk gaib, kini aku mempercayainya. Namun bukanlah sesosok tak kasat mata itu yang membunuhku, melainkan karena kecerobohan diriku sendirilah yang menyebabkan terjatuh hingga meregang nyawa.

Tasikmalaya, 14 Agustus 2020

Cerpen Sebelum Api Obor Mati

Sumber: Publika.id
Sumber gambar: Publika.co.id

Tanggal 1 Muharam dalam penanggalan kalender Hijriyah amat dinantikan umat Islam sejagat raya, yang mana jadi salah satu hari penting untuk diperingati. Banyak acara keagamaan dilaksanakan disertai tradisi yang memiliki makna tersendiri, tentunya lain tempat lain juga sambutannya. Begitu juga dengan kampung tempat tinggal Rima dan Silvi, kegiatan tasyakur dan pengajian diadakan sebagai sambutan tahun baru dan melepaskan tahun yang telah terlewat. Setelah usai, diteruskan dengan kirab obor, setiap orang membawa nyala api yang berkobar di atas permukaan sebilah bambu yang  berukuran 30-40 cm.

Hampir seluruh penduduk kampung berduyun-duyun mengular mengelilingi jalan utama sekitar desa, diiringi tabuhan rebana dan selawatan sepanjang perjalanan. Tua, muda, hingga anak-anak pun turut serta, tak terkecuali dua sekawan bernama Rima dan Silvi.

Hingga belasan meter terlewati, tepat ketika sampai persimpangan jalan, Rima menyentuh lengan atas Silvi seraya berucap, “Vi, beli minuman seger dulu, yuk. Aus nih.” Rima mengusap-usap lehernya, merasakan dahaga yang kian mendesak kerongkongan.

“Yaudah, ayo!” timpal Silvi menyetujui.

Mereka pun berjalan bersisian menuju warung di seberang persimpangan. Lantas membeli dua botol minuman segar rasa jeruk, setelah membayarnya mereka duduk di bangku panjang yang terletak di depan warung.

Rima membuka tutup botol minuman itu, lantas meneguknya berkali-kali. Begitu pun hal serupa dilakukan oleh Silvi.

“Cape juga, ya,” kata Silvi setelah menghabiskan setengah botol.

“Jelas, lah. Rutenya beda sama tahun kemaren, Vi. Kamu gak nyadar emang?.”

“Lah iya, ya. Aku baru nyadar, dulu kan diintruksiin sama panitia melalui jalan pintas.”

“Nah itu, dia.”

Tiba-tiba Silvi menjentikkan jari, binar netranya mencerah. “Gimana kalo kita ambil jalan pintas, aja?” usulnya.

Kendati masih tak yakin, Rima tetap mengangguk seraya ragu-ragu menjawab, “Em ..., boleh juga.”

“Yaudah, yuk! Keburu ketinggalan jauh, tuh.”

“Santay, dong. Kita kan bakal misahin diri nanti. Tunggu sampe kita jadi barisan paling belakang, lah. Bisa-bisa dimarahin panitia kalo ketahuan.”

“Okelah kalau begitu!” Silvi pun menyetujui seraya mengangguk-angguk.

Hingga belasan menit berlalu antrean kirab obor itu tibalah di ujungnya, Rima dan Silvi segera beranjak. Namun, arah mereka beralih pada jalan setapak menuju jalan pintas. Kedua gadis itu berjalan beriringan seraya menggenggam obor masing-masing.

Derit jangkrik terdengar bersahutan, semilir sang bayu malam berembus pelan, hingga membuat bulu kuduk Rima meremang. “Kamu yakin, ini jalan pintasnya?”

“100% yakin, Rima.”

“Kok auranya serem gini, ya. Merinding aku, Vi.” Rima menyentuh pundak Silvi dengan sebelah tangannya.

“Wajarlah, orang ini udah malem, mana kamu nggak pake jaket lagi.”

Kendati rasa takut mulai menjalari hati Rima, tetapi perkataan Silvi memang masuk akal, kan? “Tapi jangan jauh-jauh dari aku, ya!” rajuk Rima seraya mengimbangi langkah Silvi yang cepat hingga masuk ke area hutan nan rimbun, suasana tampak gelap, hanya bersumber penerangan dari obor yang mereka pegang.

Derit pohon bambu terdengar diselingi gemeresak daun-daun kering yang terinjak kaki kedua gadis itu. Mereka terus berjalan menyusuri jalan setapak yang masih belum tampak juga ujungnya.

“Vi, ini masih lama, ya? Kok gak nemu-nemu jalan raya, sih?” Rima bertanya seraya menggaruk-garuk tangan dan kakinya yang terasa gatal, “mana banyak nyamuk lagi!”

“Bisa diem, gak? Nanti juga bakalan sampe, kok. Berisik tahu!” Silvi mulai kesal mendengar rengekkan kawannya.

“Galak amat, sih!” Rima bergumam pelan seraya mengembungkan pipi tembamnya, lantas terus mengekori langkah Silvi.

Tiba-tiba terdengar suara desisan dari bali semak-semak yang mereka lewati, diiringi gemeresak daun kering di sekitarnya. Rima mengarahkan obor ke asal suara sembari berucap, “Apaan tuh, Vi?” Seketika tangannya memegang lengan atas Rima supaya menghentikan langkah.

Silvi pun menoleh, latas menimpali, “Mungkin kadal atau apaan gitu. Namanya juga hutan, kan?”

“Bukan, Vi. Itu panjang banget! Liat, Vi, Liat!” Rima menggerak-gerakkan tangan kawannya dengan rasa wawas yang semakin mendera. “Itu ular, Silvi!” pekik Rima saat telah melihat hewan melata nan panjang itu keluar dari semak-semak menuju arah mereka.

“LARI, Vi! Lari!”

Rima dan Silvi pun segera berlari untuk menghindari ular itu, hingga telah dirasa sudah jauh. Mereka pun berhenti di sebuah pohon besar dengan napas terengah-engah.

“Berenti dulu, Vi. Aku cape!” keluh Rima seraya menyandarkan punggung di batang pohon besar tersebut.

Rima pun turut berhenti tanpa menimpali dan memutuskan untuk beristirahat sejenak. Hingga beberapa saat kemudian mereka kembali meneruskan langkah dengan sisa-sisa harapan akan segera sampai ke jalan raya. Namun, hingga puluhan menit berlalu mereka tak juga bersua dengan keramaian. Pikiran-pikiran buruk mulai berkelebat di kepala Rima, pun Silvi mulai merasa ada yang janggal.

Tiba-tiba Rima menghentikan langkahnya seraya memikirkan sesuatu.

“Rim, kayaknya dari tadi kita Cuma muter-muter di tempat yang sama, deh.”

“Hah? Jangan bilang kita tersesat dan semalaman bakal tetep di sini! Aku gak mau, Vi. Gak mau!”

“Kita pasti bisa nemuin jalan keluar, Rim.” Silvi tampak berpikir mencari solusi, “hape! Buka google maps!”

Rima pun segera merogoh saku celananya untuk mengambil ponsel, lantas menyalakan internet dan membuka aplikasi yang disebutkan Silvi. Tiba-tiba layar gawai malah menghitam.

“Argh! Abis batre lagi!” Rima menggerutu seraya menunjukkan layar ponsel pada Silvi, “hapemu mana?”

Silvi segera merogoh saku jaketnya, lantas meraba-raba saku sebelahnya lagi, hingga saku celana. “Sial!” umpatnya.

Rima mengernyit, “Kenapa?”

“Hapeku ketinggalan di rumah keknya.”

“Ya, Tuhan!” Rima menghela napas panjang, “terus kita gimana?”

Silvi mondar-mandir di tempatnya, mencari jalan keluar memang sulit apa lagi dalam keadaan gelap.

“Vi, oborku mati, gimana ini?” kata Rima lagi, dada gadis berpipi tembam itu semakin diselimuti perasaan takut.

“Kita harus bisa nemuin jalan keluar dari sini sebelum oborku juga mati.” Silvi kembali berpikir seraya memperhatikan tempat di sekelilingnya, “ambil dua ranting itu, Rim!” titahnya seraya menunjuk patahan ranting yang teronggok di samping kaki kiri Rima.

Rima pun menurut, seraya bertanya, “Buat apa?”

“Kita tandai setiap jalan yang sudah kita lewati dengan menggoreskan ranting itu ke tanah. Dengan begitu kita tahu mana jalan yang belum kita lewatin, kemungkinan itu jalan keluarnya.”

“Bisa juga, kan itu jalan lain yang malah bikin kita tambah tersesat, Vi?”

“Kita coba dulu, kalo nggak mana tahu bener atau salag. Lagian kita gak punya banyak waktu, bahan bakar obor ini makin berkurang, Rim!”

Rima pun mengalah, benar yang dikatakan Silvi. Mereka tak bisa membuang waktu lagi.

Langkah demi langkah terus diayunkan oleh kedua gadis itu, bulu kuduk yang semakin meremang berusaha tak dihiraukan Rima, pun Silvi semakin awas memperhatikan setiap tempat yang dilewati sembari memberi tanda dengan jelas. Derit bambu semakin terdengar keras seiring angin yang berembus semakin kencang. Suara burung hantu pun mulai terdengar menyambangi telinga.

Hingga tiba di persimpangan jalan setapak, akhirnya mereka melihat cahaya lampu jalan raya yang tampak samar-samar dari kejauhan.

“Vi, itu lampu jalan!” Seru Rima girang seraya menunjuk arah yang dimaksud olehnya.

“Syukurlah ....” Silvi menghela napas dengan lega.

Rima pun refleks memeluk Silvi dengan erat.

Tiba-tiba terdengar bunyi langkah kaki beruntun dan gemeresak daun yang bersahutan.

“Dari pada peluk-pelukan sesama cewek, mending sama kita-kita, Neng!” kata seorang pria bertampang slengean dengan mata yang memerah. Seketika bau alkohol pun menyeruak dari mulutnya.

“Yo’i! Dijamin mantap jiwa!” timpal seorang pria berwajah sangar sembari menatap Rima dan Silvi dengan seringai menjijikkan.

Seketika itu Rima dan Silvi bertukar pandang seraya menahan napas, dengan raut memancarkan ketakutan yang begitu kentara. Selanjutnya mereka mundur selangkah, lantas berbalik arah.

“LARI!” teriak kedua gadis itu serempak.

Karang Bala
Tasikmalaya, 20 Agustus 2020

Saturday, 18 April 2020

REVIEW NOVEL RESIGN- ALMIRA BASTARI


Judul: Resign
Penulis: Almira Bastari
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: Cetakan ke Empat, Februari 2018
Jumlah Halaman: 288 Halaman
ISBN: 9786020380711
           9786020380728 (Digital)

Sinopsis:
Kompetisi sengit terjadi di sebuah kantor konsultan di Jakarta. Pesertanya adalah para cungpret, alias kacung kampret. Yang mereka incar bukanlah penghargaan pegawai terbaik, jabatan tertinggi, atau bonus terbesar, melainkan memenangkan taruhan untuk segera resign! Cungpret #1: Alranita Pegawai termuda yang tertekan akibat perlakuan sang bos yang semena-mena. Cungpret #2: Carlo Pegawai yang baru menikah dan ingin mencari pekerjaan dengan gaji lebih tinggi. Cungpret #3: Karenina Pegawai senior yang selalu dianggap tidak becus tapi terus-menerus dijejali proyek baru. Cungpret #4: Andre Pegawai senior kesayangan si bos yang berniat resign demi dapat menikmati kehidupan keluarga yang lebih normal dan seimbang. Sang Bos: Tigran Pemimpin genius, misterius, dan arogan, tapi sukses dipercaya untuk memimpin timnya sendiri pada usianya yang masih cukup muda. Resign sebenarnya tidak sulit dilakukan. Namun kalau kamu memiliki bos yang punya radar sangat kuat seperti Tigran, semua usahamu pasti akan terbaca olehnya. Pertanyaannya, siapakah yang akan menang?

Covernya simpel ya, cerah ceria, cukup menggambarkan isi ceritanya. Layoutnya polos, dengan ukuran tulisan yang pas. Membaca sinopsisnya sudah membuat saya tertarik dan menerka-nerka sepertinya cerita ini seru, sama seperti yang dikatakan kawan literasi saya yang merekomendasikan novel Resign ini.

Novel ini menceritakan tentang kehidupan pekerjaan para Cungpret (kacung kampret) yaitu Alranita, Andre, Karenina, dan Carlo di kantornya yang memiliki atasan super menyebalkan bernama Tigran. Mereka bertaruh untuk melakukan Resign. Siapa yang terakhir Resign maka harus mentraktir ketiga anggota geng Cungpret lainnya.

Isi cerita memang seperti ekspektasi saya, seiring cerita saya sering kali dibuat tersenyum-senyum sendiri, bahkan tak jarang tertawa karena tingkah dan celetukan para cungpret.

Gaya penceritaan penulis yang ringan dan mudah dipahami membuat pembaca nyaman membaca dan menikmati keseruan jalan ceritanya. Selain itu novel ini juga memberikan sentuhan romansa yang membuat pembaca bakal tersenyum-senyum dan terkekeh bergantian.

Penokohan yang dibuat penulis cukup kuat, bisa dengan mudah hapal 1 persatu tokohnya. Apalagi karakter Tigran. Dia jadi tokoh yang saya sukai. Di balik sikapnya yang Bosy dan menyebalkan ada sifat dan sikap tersembunyi yang berkesan.
Konfliknya sudah biasa tapi penulis berhasil mengemas ceritanya dalam balutan komedi yang asyik.

Endingnya tidak mengejutkan, tapi manis. Tahu kan yang manis? Iya kayak kamu. *Eh gula deng! ✌😁
Ada pelajaran yang bisa diambil dari cerita ini yaitu tentang kedisiplinan, integritas, jangan mudah menyimpulkan sesuatu hal dengan sekilas atau menilai seseorang dari kesan luar saja. Dan 1 lagi berpikirlah matang-matang sebelum mengambil keputusan.

Novel ini saya rekomendasiin banget buat kalian yang suka dengan bacaan ringan penuh komedi dengan sedikit sentuhan romansa. Saya kebetulan baca novel ini di aplikasi Ipusnas ya, dan antriannya itu loh? Panjang banget. Saya sampe janjian sama kawan saya biar bisa kebagian. 😁 Dan saking serunya cuma selesai baca dalam sekali duduk. Coba deh baca, barangkali bisa melemaskan otot wajahmu yang tegang karena urusan pekerjaan. 😁

PENTING! INI DIA 6 JENIS MASKER UNTUK MENCEGAH VIRUS CORONA, KENALI SEBELUM MEMBELI!

Sumber gambar: Pixabay


Masker mulai langka? Jangan khawatir, yuk kenali 6 jenis masker untuk mencegah virus Corona.

Virus Corona semakin meraja lela, penderita Copid-19 semakin marak, angka kematian pun semakin meningkat. Upaya pengisolasi diri telah dilakukan, tapi ada beberapa profesi yang membuat beberapa orang tetap terus keluar rumah dan berjibaku secara langsung menghadapi virus mematikan ini. Selain lebih sering mencuci tangan, di kondisi seperti ini menggunakan masker sangat dianjurkan bagi orang yang terpaksa harus bepergian. Sangat penting bagi kita mengetahui jenis masker yang bisa digunakan untuk mencegah penularan Copid-19. Enam di antaranya yaitu:

1. Masker Bedah
Sumber gambar: Pixabay








Masker bedah hanya digunakan untuk sekali pakai, biasanya digunakan oleh pekerja medis saat bertugas. Jenis masker ini terdiri dari 3 lapisan dengan fungsinya masing-masing. Lapisan luar yang tidak tembus air, lapisan tengah berguna untuk memfilter kuman, lapisan dalam mampu menyerap cairan yang keluar dari mulut atau hidung. Gunakan masker ini dengan lapisan berwarna hijau atau biru di luar, dan lapisan berwarna putih di dalam.

2. Masker N95
Sumber gambar: Indozone.com








Jenis masker N95 lebih efektif untuk mencegah penularan virus, tapi harganya memang lebih mahal dari pada masker bedah. Masker yang tidak tembus air liur dan mencegah partikel kecil di udara yang mungkin terdapat virus. Masker ini terasa lebih ketat ketika dipakai, dan ukurannya hanya dikhususkan untuk orang dewasa.
Masker N95 bisa digunakan hingga 5 kali pakai dan setelahnya harus dibuang. Masker ini diklaim sangat efektif untuk mencegah penyebaran virus Corona, tapi untuk penderita asma tidaklah dianjurkan, sebab yang tidak memiliki penyakit tersebut pun akan merasa kurang nyaman bernapas ketika menggunakannya.

3. Masker N99

Sumber gambar: jd.id











Masker N99 memiliki 3 filter yaitu lapisan luar memiliki fungsi untuk menjebak partikel-partikel kasar di udara. Lapisan kedua gunanya untuk menyaring partikel yang masuk. Lapisan paling dalam berbahan karbon aktif yang berguna untuk melawan zat polutan gas seperti senyawa organik yang cepat menguap dan bau busuk.
Masker jenis ini begitu kaku dan sulit disesuaikan dengan bentuk wajah.

4. Masker N100
Sumber gambar: Amazon.com









Masker N100 memiliki 3 lapisan dan bentuk yang serupa dengan jenis masker N99, bedanya kemampuan filtrasi udara masker N100 bisa mencapai hingga 100%, sedangkan masker N99 hanya sampai 99%.

5. Masker P95
Sumber gambar: Grainger











Masker P95 memiliki kelebihan yang lebih unggul dari pada masker jenis lain. Masker jenis ini memiliki kemampuan menyaring virus, debu, dan partikel polutan mengandung minyak yang menguap di udara seperti minyak tanah, bensin, cat, oli, minyak goreng, dan lain-lain.
Masker ini biasa digunakan oleh orang-orang yang berada di area berminyak seperti pabrik farmasi, pabrik makanan yang mengalami proses penggorengan,  area SPBU, dan sebagainya. Bisa dipakai sampai 40 jam dalam kurun waktu 30 hari.

6. Masker Motor
Sumber gambar: JakartaNotebook












Masker jenis ini biasanya digunakan dan memang diperuntukkan bagi pengendara motor untuk mencegah segala polutan dan virus supaya tidak terhirup ke jalur pernafasan. Di setiap tepi masker ini memiliki karet pengikat yang fleksibel, bisa disesuaikan dengan bentuk wajah dan lebih menutupi dengan lebih rapat. Masker ini bisa digunakan berkali-kali asal bisa terjaga ke-sterilannya dengan membersihkan secara berkala.

Nah itu dia 6 jenis masker yang bisa digunakan untuk mencegah virus Corona. Tetap isolasi diri, jauhi keramaian, jaga kebersihan, dan gunakan APD ketika terpaksa harus bepergian jauh dari rumah. Jangan sampai kita turut menjadi korban nyawa selanjutnya.

Tuesday, 31 March 2020

PMS MENYERANG? INI DIA 5 TIPS MENGATASI PMS, WANITA WAJIB BACA!

Sumber gambar: Hallosehat.com

PMS Menjangkit, jangan khawatir! Ini dia 5 Tips mudah dan sehat untuk mengatasi PMS.

PMS atau premenstrual syndrom atau dengan kata lain disebut dengan sindrom prahaid yaitu gejala yang terjadi pada wanita, biasanya terjadi antara ovulasi dan menstruasi. Sekitar 5-11 hari sebelum siklus menstruasi terjadi. Mungkin ada juga beberapa wanita yang merasakan gejala PMS ini bersamaan dengan saat menstruasi berlangsung. Penting untuk wanita mengetahui cara mengatasi PMS ini.

Gejala yang dirasakan seperti merasakan nyeri di sekitar perut bawah, payudara, punggung, otot sendi, atau tulang panggul. Terjadi perubahan nafsu makan dan mudah kecapean. Perubahan emosi tidak stabil, gelisah, dan mudah tersinggung. Gejala lain juga kadang bisa dirasakan seperti kram di perut, kembung, sembelit. Penyebabnya karena perubahan hormon estrogen dan progesteron selama siklus menstruasi itu berlangsung. Nah supaya ketika mengalami PMS ini tidak mengganggu aktivitas Anda, yuk simak ini dia 5 tips untuk mengatasi PMS.


1) Jaga Asupan Makanan dan Minuman

Cara pertama untuk mengatasi PMS yaitu dengan menjaga asupan makanan dan minuman kita untuk menghindari makanan yang dapat memperburuk gejala PMS dan mengonsumsi makanan yang bisa meringankan gejala tersebut. Di antaranya yaitu:
Kurangi porsi makan, hindari makanan manis, dan minuman bersoda yang mampu menaikkan kadar gula dalam darah. Sebab kadar gula yang naik dapat memperburuk suasana hati.
Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti beras merah, gandum, roti, dan kacang-kacangan. 
Banyak mengonsumsi makanan atau minuman berkalsium. Selain berguna untuk kesehatan tulang, kalsium juga berguna untuk mengurangi kembung terkait PMS serta bisa memperbaiki suasana hati dan meredakan gangguan kecemasan.
Hindari makanan sepat saji seperti mie instan, sebab mie instan membuat perit kembung dan bisa memperparah sakit di bagian perut bawah.
Jangan mengonsumsi minuman beralkohol dan berkafein. Sebab kedua jenis zat ini bisa memicu rasa sakit ketika PMS semakin parah.


2) Berolahraga

Selama kegiatan berolahraga, otak melepaskan zat endorfin secara alami. Zat endorfin ini bisa membantu menenangkan dan memperbaiki suasana hati. Zat ini juga efektif untuk mencegah perubahan hormon yang diduga memicu perubahan perasaan. Perut bawah nyeri dan kembung, serta lelah dan sulit berkonsentrasi yang disebabkan PMS, bisa berkurang jika rutin berolahraga.


3) Latihan Yoga

Latihan yoga juga sangat dianjurkan untuk dilakukan ketika mengalami PMS. Sebab latihan yoga bisa mengurangi gejala akibat PMS. Ketika tubuh kita melakukan gerakan-gerakan yoga tubuh menjadi rileks dan sangat nyaman. Hal ini efektif untuk mengurangi stres, depresi, dan mengurangi rasa nyeri yang terasa.


4) Hindari Asap Rokok

Jika Anda seorang wanita perokok jangan merokok dulu jika sedang mengalami PMS. Jika Anda bukan perokok pun usahakan untuk menjauhi asap rokok yang diembuskan oleh orang yang merokok. Sebab kandungan nikotin di dalamnya bisa memperparah gejala PMS.


5) Gunakan Obat Pereda Nyeri

Jika sakit yang terasa akibat gejala PMS tak kunjung reda, cara terakhir yang bisa dilakukan adalah coba gunakan obat pereda nyeri yang tersedia di apotek terdekat Anda. Seperti parasetamol atau obat berbentuk cair semacam Kiranti, Mensana, dan lain-lain. Bahkan sekarang sudah ada obat pereda nyeri berbentuk seperti koyo yang bisa ditempelkan langsung di area perut. Dengan catatan perhatikan aturan dosis dan cara penggunaannya.


Nah itu dia 5 tips yang bisa Anda coba untuk mengatasi PMS. Jangan sampai masa-masa menstruasi mengacaukan jadwal kegiatan harianmu!





Saturday, 28 March 2020

JENUH KARENA LOCKDOWN? INI DIA 5 TIPS MENYENANGKAN USIR RASA BOSAN!

Sumber gambar: Pixabay


Jenuh dan terkekang karena lockdown, yuk usir rasa bosan dengan 5 kegiatan menyenangkan!

Merebaknya virus corona yang menggemparkan dunia ini kian hari semakin menjadi, banyak korban terpapar, hingga angka kematian semakin meningkat tajam. Untuk meminimalisir angka kenaikan korban pun pemerintah menganjurkan beberapa upaya pencegahan. Salah satunya anjuran untuk mengisolasi diri yang dinamai gerakan lockdown. Tak jarang dari kita kerap kali merasa jenuh jika hanya berdiam diri di rumah meski hanya sehari, apalagi ini selama berminggu-minggu lamanya. Namun, jangan khawatir, yuk isi hari-harimu selama di rumah aja dengan 5 kegiatan ini untuk mengusir rasa bosan.

1. Membersihkan dan memperindah rumah
Sumber gambar: Pixabay







Kesibukan kerap kali menjadi alasan sebab kita kurang memperhatikan keadaan rumah, bukan? Nah manfaatkan waktu selama di rumah dan menghilangkan rasa bosan dengan merawatnya. Kamu bisa mulai dengan membersihkan, menata ulang letak peralatan supaya mendapatkan suasana berbeda. Selain itu juga kamu bisa memperindah rumah dengan membuat kerajinan-kerajinan tangan yang bisa dijadikan hiasan dinding atau pajangan, seperti lukisan, pernak-pernik dari kain bekas atau pita, gambar-gambar unik, dan lain sebagainya.

2. Memasak makanan kesukaan
Sumber gambar: Pixabay








Nah buat kalian pencinta kuliner, selama di rumah aja yang bikin rasa bosan semakin menjadi pasti memicu keinginan untuk berwisata kuliner ke luar. Namun, tidak bisa mengambil risiko terpapar virus yang membahayakan keselamatan, bukan? Gak usah bingung, mulailah berselancar di internet dan cari resep makanan kesukaanmu, lalu coba praktikan untuk memasak. Kamu juga bisa mencoba resep-resep baru supaya bisa berganti-ganti menu. Selain memanfaatkan waktu luang keahlian memasakmu pun semakin terasah. Selain itu makanan yang dibuat sendiri pun bisa dipastikan lebih higienis dari makanan di luar.

3. Menonton Film
Sumber gambar: Pixabay








Kalian tipe orang yang mageran? Gak suka berimajinasi dan malas bersih-bersih atau memasak? Gak usah kesel, kegiatan yang satu ini ampuh sekali untuk menghilangkan kejenuhan. Segera ambil laptop atau gadget dan berselancar di internet untuk mencari rekomendasi film yang sesuai dengan gendre yang kamu sukai. Unduh aplikasi untuk menonton film, sekarang sudah marak aplikasi penyedia film baik yang berbayar mau pun gratis di playstore atau appstore. Lalu mulailai menonton.

4. Membaca Buku/ Ebook
Sumber gambar: Pixabay








Nah kegiatan yang satu ini pun cocok buat kaum mageran yang doyan rebahan. Buat kamu-kamu para pencinta buku pastilah ini solusi paling instan dan jitu, kan? Buat kalian yang belum pernah baca buku pun bisa mulai dari sekarang. Jangan bingung karena gak punya buku fisik, di zaman modern yang serba canggih ini sudah ada bentuk buku elektronik yang disediakan di aplikasi penyedia buku elektronik online gratis seperti Ipusnas, Ijakarta, dan lain-lain. Membaca buku itu menyenangkan loh, gak percaya? Coba aja!

5. Menulis








Anjuran lockdown ini memang membatasi gerak, tapi pikiran dan perasaan tidak, bukan? Nah hari-hari membosankanmu itu bisa diisi dengan kegiatan menulis. Entah itu puisi, cerita, artikel, esai, atau sekadar diary pribadi. Selain menyenangkan kegiatan yang satu ini pun membuat kamu menjadi lebih produktif menghasilkan karya yang mungkin akan bermanfaat bagi dirimu sendiri mau pun orang lain.

Nah itu dia 5 kegiatan menyenangkan yang bisa kamu lakukan selama gerakan lockdown diberlakukan. Selain ampuh untuk mengusir rasa bosan, kegiatan itu juga bisa bermanfaat dan membuatmu bisa mencoba hal-hal baru. Jangan sampai pandemik yang sedang merebak membuatmu stres dan berujung terserang penyakit lain!

Friday, 27 March 2020

REVIEW NOVEL PADANG BULAN- ANDREA HIRATA


Judul: Padang Bulan
Penulis: Andrea Hirata
Tahun Terbit: Cetakan kelima belas, Mei 2018
Jumlah Halaman: xviii+310 Halaman
Penerbit: Bentang Pustaka
ISBN: 978-602-8811-30-9

Siapa yang tak kenal dengan penulis fenomenal di Tanah Air kita ini, dialah Andrea Hirata. Yang berhasil mengangkat kisah-kisah perjuangan anak dari penjuru negeri.

Novel ini menceritakan tentang kisah seorang anak bernama Enong yang ditinggalkan ayahnya semenjak usia 14 tahun. Gadis itu mesti menggantikan ayahnya sebagai tulang punggung keluarga sebab merasa bertanggung jawab sebagai anak tertua di keluarga. Sebenarnya di novel ini lebih banyak menceritakan tentang kisah Ikal yang berjuang tanpa patah arang demi cintanya terhadap gadis Tionghoa benama Aling.

Ketika di awal cerita saya masih mengernyitkan alis sebab di awal sudah disuguhkan dengan pergantian 2 Point of View yang berbeda. Namun, setelah meneruskan ke halaman selanjutnya saya bisa memahami arah cerita akan dibawa ke mana dan mengarah ke tokoh yang mana terlihat jelas perbedaanna. Dan sungguh penggunaan PoV 3 dan PoV 1 yang begitu apik dan rapi.

Seiring jalannya cerita penulis berhasil membuat saya terenyuh dengan kegigihan dan ketegaran seorang gadis berusia 14 tahun yang rela bekerja kasar demi adik-adik dan ibunya. Lantas beberapa kali dibuat tertawa dengan tingkah Ikal yang jenaka, konyol, dan pemikiran-pemikiran absurdnya.

Segi konflik saya merasakan ada konflik batin yang dialami para tokoh, Enong dengan masalah ekonomi keluarga dan cita-citanya. Lalu Ikal dengan problema cinta dan solusi konyolnya.

Penulis membuat saya menikmati membaca seiring jalan cerita yang menggunakan gaya penceritraan yang mudah dipahami dan jenaka, serta kaya akan majas. Penulis juga menyelipkan banyak penggalan-penggalan cerita dengan kalimat satire yang sarat akan kritikan secara aggun. Kenapa saya menyebutnya anggun? Sebab tidak sedikit pun ada ditemukan kalimat yang blak-blakan mengkritisi di sana.

Hingga di akhir cerita penulis membuat saya masih sesekali tertawa, sekaligus merasa kesal dengan tingkah ikal. Namun, meski pun Ikal itu konyol dan absud, tapi ada beberapa pelajaran yang bisa diambil:

Ikal: Gigih, pantang menyerah, tekad kuat, dan setia.

Enong: Bela keluarga, bertanggung jawab, pantang menyerah, gigih. 

Namun, ada kekurangan dari novel ini, menurut saya covernya kurang menarik. Endingnya juga gantung, mungkin karena ini novel dwilogi kali ya.

Quotes yang saya sukai:
"Berusaha untuk mendapatkan apa yang kita inginkan." -- Hal 239

"Tuhan telah menciptakan manusia dengan hati dan pikiran yang boleh punya jalan masing-masing, penghormatan seharusnya tidak memerlukan pemgertian." -- Hal 281.

Buat kalian nih yang nyari bacaan ringan sarat nilai moral dan cukup jenaka. Novel ini rekomended banget loh!


#reviewnovel #novelpadangbulan #reviewkarangbala #novel #andreahirata

Wednesday, 18 March 2020

REVIEW NOVEL JOANNA- TARACHUN

karangbala.blogspot.com


Judul: Joanna
Penulis: Tarachun
Tempat dan Tahun Terbit: Solo, 2020
Jumlah Halaman: vi+114 Halaman
Penerbit: AT PRESS SOLO

Sinopsis:
Sebuah pertaruhan yang dipilih Alex membawa Joanna masuk ke lingkungan hidupnya yang berderak. Namun, ternyata keputudan Alex salah. Dia harus melalu segala rintangan yang terus melibatkan Joanna sampai gadis itu mendapat masalah besar.

Akankah mereka mampu melewati masalah tersebut? Mampukah Alex membuat hidup Joanna bahagia?

Melihat covernya yang simple nan ciamik disertai sesosok wanita lugu nan cantik sudah mewakilkan beberapa gambaran umum dari ceita di novel berjudul Joanna ini. Warna hitam dipadukan merah jambu ini begitu pas. Dan saya suka.

Segi layoutnya polos dan itu tak menjadi masalah bagi saya. Novel ini adalah novel romance- action yang pertama kali saya baca. Tapi menurut saya dalam novel ini  lebih dominan action-nya.

Novel Joanna merupakan Top 5 dari tantangan menulis Gocengllenge yang diadakan oleh penerbit AT Press Solo.
Novel ini menceritakan tentang kehidupan penguasa organisasi bisnis dunia bawah bernama Double A yang dipimpin oleh seorang pria bernama Alexander Abraham. Yang jatuh cinta kepada gadis lugu bernama Joanna yang menjadi titik kekuatan sekaligus kelemahan baginya.

Ketika membaca cerita ini saya merasakan banyak sensasi tercampur aduk antara ketegangan, penasaran, dan sekaligus gemas. Di sini juga ada bumbu manis-manisnya. Penulis sangat tepat saat meletakkan story question yang memancing rasa penasaran saya. Dan itu hal yang saya sukai.

Novel ini bisa selesai dalam sekali duduk, novel dengan sad ending yang bikin greget dan ini dia kekurangannya ceritanya kurang panjang. Hehe .... Dan menurut saya perpindahan ceritanya terlalu cepat juga.

Pesan untuk penulis: Apa ada rencana bikin Joanna 2 atau Joanna 3 gitu ya? :D

Buat kalian yang suka sama cerita romance- action, novel ini cocok banget buat dibaca. Selain seru, di sini juga kita bisa ambil amanatnya juga loh.

Ada beberapa pelajaran yang bisa saya ambil dari cerita ini, yaitu tentang kerja sama, kesetiaan, ketulusan, nilai kekeluargaan saling melindungi meski bukan keluarga sekandung. Kekuasaan manusia itu bersifat fana yang tetap tidak akan bisa mengalahkan takdir.

Quotes yang simple tapi berkesan:
"Jika Tuhan sudah mengirip cupid, sepasang anak manusia yang mustahil bersama akan tetap menjadi pasangan." Audrey, --- hal 27

Sunday, 15 March 2020

BERBAHAYA! VIRUS CORONA MENGINTAI TUBUH ANDA! WASPADALAH DAN SEGERA ANTISIPASI!


Sumber gambar: Tribunnews.com

Bahaya virus corona sangat mengerikan, sebelum terjangkit,  mencegah tentu lebih baik, bukan? Yuk simak penjelasan seputar virus corona dan cara pencegahannya!

Virus Corona atau 2019 Novel Coronavirus adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit yang disebabkan infeksi virus tersebut dinamakan COVID-19. Virus ini sangat mudah untuk menyebar.


Penyebab Infeksi Virus Corona

Penyebab wabah yang sedang menggemparkan warga Indonesia ini tentu saja virus corona tersebut. Infeksi karena virus ini tergolong penyakit zoonosis, atau bisa menular dari binatang terhadap manusia.

Virus tersebut diduga terbawa oleh kelelawar dan hewan liar lain yang dijual di pasar ikan Wuhan, Tiongkok. Virus tersebut menular ke tubuh manusia melalui kontak langsung dan makanan. Kemudian semakin menyebar luas kerena tertular dari manusia ke manusia.


Penyebaran Virus Corona

Virus corona bisa menyebar melalui udara, air liur, transfusi darah, sentuhan kulit, atau selaput lendir yang terbuka seperti mata, lidah, luka, dan lain-lain. Bisa juga ditularkan dari hewan, serta berdekatan dengan pasien yang sudah terinfeksi.


Bahaya Virus Corona

Menurut penelitian, gejala COVID-19 baru muncul dalam kurun waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah terkena virus Corona. Gejala awalnya seperti demam tinggi, hidung berair dan meler, sakit kepala, nyeri tenggorokan, serta batuk.

Pada tahap lebih lanjut virus corona ini bisa menyebabkan penyakit yang berbahaya, di antaranya: Bronkitis akut, Pneumonia, Gagal ginjal, Acute cardiac injury atau cedera akut pada jantung, Acute respiratory distress syndrome(ARDS) atau inflamasi besar pada paru-paru, dan yang paling parah yaitu kematian.


Upaya Pencegahan Virus Corona

Meski banyak cara yang bisa dilakukan berbagai negara sebagai upaya mengobati pasien yang terjangkit virus corona, tapi sejauh ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit pasien secara total.

Beberapa upaya pencegahan yang bisa dilakukan, di antaranya:
1. Jangan bepergian ke negara lain yang terinfeksi virus, terutama Tiongkok yang merupakan pusat wabah.
2. Gunakan masker berjenis N95 yang bisa menangkal virus saat keluar rumah.
3. Pastikan untuk selalu mencuci tangan dengan air dan sabun secara menyeluruh.
4. Jangan makan hewan liar, terutama yang menjadi terduga penyebaran virus corona.
5. Hindari kontak dengan hewan liar. Jika terpaksa, pastikan cuci tangan hingga bersih setelahnya.
6. Masaklah semua daging hingga benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
7. Tutup mulut dan hidung saat bersin. Bisa menggunakan kain, tisu, atau siku bagian dalam agar virus tidak menyebar.
8. Hindari kontak dengan orang yang sedang sakit dan suspect virus corona.
9. Jangan menyentuh mata, mulut, hidung, dan selaput lendir terbuka sebelum cuci tangan.
10. Terus menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Bagi penderita bisa melakukan pencegahan penularan seperti:
1. Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
2. Gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan orang lain.
3. Larang dan cegah orang lain untuk menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
4. Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
5. Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
6. Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu buang tisu ke tempat sampah.


Virus corona sangat berbahaya dan mudah untuk menular melalui sentuhan atau makanan. Bahkan pada tahap lebih lanjut bisa mengakibatkan penyakit akut hingga menyebabkan kematian. Mari terapkan upaya pencegahan sebelum tertular virus tersebut!

Sunday, 8 March 2020

TASIK ASYIK! 5 WISATA ALAM TERINDAH DI TASIKMALAYA, TRAVELLER HARUS COBA!

Sumber gambar: www.wisatakaka.com

Mau travelling, tapi Bingung mencari destinasi wisata yang unik dan menarik? Yuk ke Tasikmalaya dan kunjungi wisata alam yang memesona!


Tasikmalaya terletak di Provinsi Jawa Barat yang memiliki kondisi geografis mirip dengan kota Delhi di negara India, sehingga dijuluki Delhi Van Java. Kota ini juga dijuluki Mutiara dari Priangan Timur sebab potensi penduduk dan alamnya yang memesona hingga memiliki banyak tempat wisata alam yang menarik untuk dikunjungi.

Nah, 5 di antaranya memiliki ciri khas dan panorama berbeda yang cocok banget dikunjungi oleh kalian yang ingin menikmati liburan di alam terbuka yang menyejukkan badan dan menyegarkan pikiran. Yuk simak, ini dia 5 rekomendasi wisata alam di Tasikmalaya, sobat Traveller harus coba!


1. Tonjong Canyon, Cipatujah
Sumber gambar: www.mtmatasik.blogspot.com



Jika Amerika memiliki Grand Canyon, maka Tasikmalaya memiliki Tonjong Canyon, wisata alam yang unik dan menarik. Pesona tempat yang satu ini sungguh memukau dengan tebing-tebing di kedua sisinya, rimbun pepohonan, dan aliran air yang menyejukkan.

Wisata ini terletak di Setiawargi, Tamansari, Tasikmalaya
Cocok banget buat sobat Traveller yang suka dengan kedamaian seraya menikmati udara perbukitan dan lembah yang menyegarkan.


2. Bukit Kecapi
Sumber gambar: www.explorewisata.com








Di Bukit Kecapi terdapat perkebunan teh yang sangat menawan, di sini juga disediakan kolam renang outdoor yang airnya begitu jernih dan terasa lebih segar karena tidak dicampur dengan zat kimia penjernih air. Tempatnya tertata rapi, bersih, dan begiu asri.

Bukit Kecapi beralamat di Kurjati, Tanjungkarang, Cigalontang, Tasikmalaya, Jawa Barat. Dengan berkunjung ke sini sobat Traveller bisa berenang sekaligus menikmati panorama alam dan kesejukan suasana khas perkebunan.


3. Curug Dengdeng
Sumber gambar: www.pagguci.com







Nah tempat wisata yang satu ini pun tak kalah menarik dan ciamik loh, sobat Traveller! Destinasi wisata curug Dendeng menyuguhkan panorama memanjakan mata yang begitu apik.

Keunikannya terletak pada bentuk dinding tebing yang berbentuk berundak-undak seperti bedengan, airnya begitu jernih dan muaranya membentuk seperti bendungan. Letak curug ini berada di Caringin, Desa Cikawung Gading, Kecamatan Cipatujah, Tasikmalaya.



4. Pantai Karang Tawulan
.
Sumber gambar: www.oban85.blogspot.com







Mendengar kata pantai identik dengan pasir dan ombak, tapi pantai Karang Tawulan ini berbeda dari pantai lain yang berada di Tasikmalaya. Uniknya, pantai ini memiliki tebing yang letaknya sedikit menjorok ke laut, juga ditumbuhi rerumputan hijau dan pepohonan yang tertata.

Kita bisa menikmati desir angin laut, ombak yang meliuk-liuk, juga selonjoran santai di atas sabana. Pantai ini berlokasi di Cimanuk, Kalapagenep, Cikalong, Tasikmalaya, Jawa Barat.


5. Gunung Galunggung
Sumber : www.google.com/amp/s/gerombolancinta.wordpress.com










Nah ini dia rekomendasi selanjutnya, wisata yang menjadi icon paling populer di Tasikmalaya, gunung Galunggung. Gunung ini memiliki tangga yang begitu panjang menuju puncaknya, yang dinamai tangga seribu. Selain itu tidak jauh dari area gunung tersebut terdapat wisata air Cipanas, dan curug Agung.

Sekali datang dua sampai tiga tempat terkunjungi, wow menyenangkan, bukan? Wisata gunung Galunggung ini terletak di Galunggung, Linggawangi, Leuwisari, Tasikmalaya, Jawa Barat.


Itu dia 5 rekomendasi tempat wisata alam terindah di Tasikmalaya yang sayang banget jika dilewatkan begitu saja.
Mari berkunjung ke Tasikmalaya, untuk menikmati liburan yang menyenangkan dan berkesan! Kota yang memiliki kondisi geografis mirip dengan kota Delhi, di negara India.

Tasikmalaya memang kaya akan sumber daya dan banyak memiliki destinasi wisata alam yang begitu memanjakan mata. Nah, sobat Traveller, tunggu apa lagi? Yuk segera coba dan manjakan diri Anda dengan pesona wisata di Kota yang dijuluki sang Mutiara dari Priangan Timur!




Saturday, 29 February 2020

REVIEW NOVEL MERAH JINGGA LANGIT AMSTERDAM—SANDRA. D



Judul Buku: Merah Jingga Langit Amsterdam
Penulis: Sandra. D
Tebal Buku:  304 Halaman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: Jakarta, Juni 2014
ISBN: 978-602-03-0531-8
EISBN: 978-602-06-0061-1

Sinopsis:
Semula Kania menduga bos barunya pria separuh baya, ubanan, dan berperut buncit. Tapi saat pertama kali bertemu, Kania terperangah mendapati pria dengan wajah Indo yang memikat, hidung mancung, sorot mata tajam dinaungi alis yang kelam.

“Adrian Hanson,” katanya sambil menjabat tangan Kania.

Kania berusaha keras mengabaikan pesona pria itu. Apa kata orang jika sang asisten berani-berani menyukai sang presiden direktur? Lagi pula, laki-laki kan selalu bikin sakit hati! Hingga kecelakaan yang menimpa Adrian Hanson memaksa Kania terlibat sandiwara yang dirancang pria itu dan merobohkan sekat formalitas di antara mereka.

Ketika mendapat kesempatan menghadiri konferensi di Paris sekaligus menemui Adrian untuk mengurus dokumen perusahaan, Kania terbelit dilema: mengizinkan Adrian mengetahui perasaannya atau membiarkan langit merah jingga di atas kota Amsterdam menelan rahasia cinta yang ia simpan rapat-rapat.

Melihat sampulnya cukup menarik, menggambarkan latar yang diambil, dengan warna yang cantik. Lalu membaca sinopsisnya juga sudah menggambarkan isi meski tidak terlalu membuat penasaran.

Di awal membaca novel ini saya ingin meneruskan membaca karena kisah Kania Valerina yang hampir mirip dengan perjalanan hidup saya yang telah berlalu. Khususnya dalam mencari pekerjaan, saya seakan berada di posisi tokoh.

Novel ini menceritakan tentang Kania Valerina yang baru diterima di suatu perusahaan konsultan bernama Hanson Brother yang dipimpin oleh presiden direktur muda bernama Adrian Hanson. Sorang bos muda yang dingin dan kaku. Namun, suatu keadaan malah mendekatkan mereka berdua, perlahan sikap beku Adrian pun mencair, dan Kania mulai terbiasa. Bahkan sebenarnya percikan api asmara mulai terpantik di hati keduanya, tapi tetap saling menepis perasaan yang sebenarnya mulai mereka sadari.

Ketika membaca cerita ini, saya dibuat tersenyum-senyum sendiri dengan sikap Adrian, memang ada gombalan-gombalan tapi tidak terlalu receh dan menurut saya pas dengan porsi seorang pria dewasa.

 Ide cerita yang diangkat penulis sebenarnya sudah biasa, tapi cara mengemas cerita, alur, serta plotnya itu begitu menarik. Dan 1 hal lagi yang saya sukai dari novel ini yaitu penggambaran ketika melaksanakan pekerjaan itu cukup detail, memberikan saya beberapa pengetahuan baru seputar dunia pembisnisan konsultan.

Apakah semua wanita merasakan hal yang sama dengan Kania jika jatuh hati? Bimbang antara terang-terangan menunjukkan atau selamanya memendam karena beberapa keadaan. Terlebih orang yang dicintai jauh berbeda derajatnya dengan si Wanita. Hayo para kaum Hawa gimana jawabannya?

Sebenarnya masih panjang yang mau saya jelaskan tentang novel ini, tapi nanti malah spoiler ya. Pokoknya baca aja! Novel ini saya rekomendasiin banget buat para remaja maupun wanita dewasa yang suka dengan kisah-kisah yang memendam perasaan seperti itu. Dan temukan jawabannya seiring berjalannya cerita di novel ini, mungkin bisa memberikan jawaban atas kedilemaan kalian juga. 😁



#NgereadKuy
#KMC8
#BacaBuku
#reviewnovelmerahjinggalangitamsterdam
#reviewnovel
#reviewalaalakarangbala

Thursday, 27 February 2020

Hot Daddy! Inilah Gaya Liburan Ala Hrithik Roshan, Para Ayah Wajib Tahu!

(Sumber gambar: Pinterest.com)

Mau liburan bersama keluarga di tengah kesibukan yang begitu padat? Gaya liburan ala Hrithik Roshan ini patut dicoba!

Hrithik Roshan merupakan Aktor Bollywood ternama yang juga seorang single parent. Dia memiliki dua anak laki-laki dari pernikahannya bersama Sussane Khan. Meski pun sibuk menjadi aktor, Hrithik Roshan selalu menyediakan waktu khusus untuk berlibur bersama kedua jagoannya; Hridhaan dan Hrehaan. Sikap ayah dari dua anak ini patut diacungi jempol, karena tak pernah sekali pun ia tampak berlibur seorang diri, ia selalu mengajak serta kedua anaknya. Tak perlu menunggu waktu libur panjang, bukankah menyenangkan bisa menghabiskan waktu di akhir pekan atau akhir bulan bersama keluarga? Yuk intip gaya liburan ala aktor tampan sekaligus duda beranak dua di bawah ini!

1. Pergi Menonton Film Bersama Anak di Akhir Pekan
Ketika orang tua kebanyakan memilih mengajak anak-anak mereka untuk berlibur ke luar kota atau luar negeri, gaya liburan yang berbeda justru dilakukan Hrithik Roshan. Ia memilih mengajak kedua putranya, Hridhaan dan Hrehaan pergi menonton film bersama. Hrithik juga mengajak anak-anaknya menaiki angkutan umum, atau disebut juga Auto yang jika di Indonesia kendaraan tersebut mirip bajaj. Namun, bedanya auto menggunakan tarif dan memiliki argo seperti taxi. Tampaknya ia ingin mengajarkan kesederhanaan kepada kedua putranya.

2. Mengajak ke Kebun Binatang
Siapa yang menduga ternyata aktor terkenal sekelas Hrithik Roshan mengajak liburaan anaknya ke kebun binatang? Tapi ini bukan pilihan buruk, selain berlibur menikmati waktu kebersamaan dengan kedua anaknya, ayah dari dua anak itu berpikir dengan berlibur ke kebun binatang bisa menambah pengetahuan anak-anaknya mengenai binatang. Gaya liburan sambil menggali ilmu ini patut dicoba juga nih, para Hot Daddy!

3. Liburan di Alam Terbuka
(Sumber Foto: Pinterest.com)

Bosan dengan kegiatan dan kesibukan yang monoton setiap hari, pergi ke alam bebas seperti gaya liburan Hrithik Roshan yang satu ini juga bisa jadi pilihan keren nih, sobat. Dengan berbaur dengan alam seraya menikmati masa-masa liburan bersama kedua anaknya. Selain indah, pesona alam pun membuat pikiran kita menjadi lebih fresh.

4. Berjalan-Jalan Santai dan berolahraga di Taman Sambil Menikmati Sepotong Roti
(Sumber Foto: Pinterest.com)
Ternyata dengan berjalan-jalan santai sambil berolahraga di Taman bersama buah hati pun bisa jadi pilihan untuk menghabiskan waktu akhir pekan nih. Selain itu, gaya liburan seperti ini pun membuat badan menjadi sehat dan ramah di kantong, ya. Memang aktor tampan Bollywood ini benar-benar pintar memilih cara berlibur yang sederhana tapi terasa istimewa dengan cara uniknya.

5. Mengajak Anak-anaknya Berwisata Kuliner
(Sumber gambar: Pinterest.com)

Siapa sih yang tidak menyukai wisata kuliner? Hampir semua kalangan menyukainya, tak terkecuali anak-anak. Gaya liburan yang satu ini sering kali jadi pilihan menarik sekaligus mengenyangkan bagi perut. Tapi tetap hati-hati ya memilih makanan yang akan disantap, sesuaikan juga dengan porsi dan cita rasa anak-anak. Jangan sampai malah menimbulkan penyakit bagi pencernaan buah hati.

Menjadi single parent merupakan tantangan tersendiri bagi Hrithik Roshan, untuk mengasuh dua buah hati sembari tetap profesional menjalankan rutinitas pekerjaannya sebagai aktor. Namun, kesibukan tak menjadikan halangan untuk mengajak kedua anaknya berlibur menikmati masa-masa bersama dengan gaya liburan yang terbilang sederhana, tapi aktor tampan itu selalu mempunyai cara tersendiri untuk membuat putra-putranya tersenyum bahagia. Nah, sobat Hot Daddy, dari pada terus mengeluh dengan kesibukan pekerjaan. Mari segera manfaatkan waktu luang di akhir pekan untuk berlibur bersama keluarga!

#Tugas3Artikel
#KomunitasMenulisCerdas
#KMC
#Lifestyle
#GayaLiburan
#HotDaddyInilahGayaLiburanAlaHrithik RoshanParaAyahWajibTahu

Review Novel Reuni- NIE

Judul: Reuni Penulis: NIE Penerbit: AT Press Cetakan: Pertama, November 2018 Jumlah Halaman: 168 Halaman ISBN: 978-602-0745-06-0 ...