Saturday, 15 February 2020
Review Novel Bulan- Tere Liye
Judul Buku: Bulan
Penulis: Tere Liye
Tebal Buku: 401 Halaman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2016
ISBN: 978-602-03-3294-9
EISBN: 978-602-06-2640-6
Blurb:
Namanya Seli, usianya 15 tahun, kelas sepuluh, dan dia salah satu teman baikku. Dia sama seperti remaja yang lain. Menyukai hal yang sama, mendengarkan lagu-lagu yang sama, pergi ke gerai fast food, menonton serial drama, film, dan hal-hal yang disukai remaja.
Tetapi ada sebuah rahasia kecil Seli dan aku yang tidak pernah diketahui siapa pun. Sesuatu yang kami simpan sendiri sejak kecil. Aku bisa menghilang dan Seli bisa mengeluarkan petir.
Dengan kekuatan itu, kami bertualang menuju tempat-tempat yang menakjubkan.
Membaca blurb cerita ini membuatku menebak-nebak mungkin ini cerita bergenre teenlit dengan sub gendre fantasi. Dan ternyata setelah dibaca malah kebalikannya. Omong-omong Novel Bulan ini buku yang pertama kubaca dari enam serial Bumi, urutan yang keliru memang. Sebelumnya aku kurang tertarik dengan gendre ini maka lebih senang membaca karya-karya Tere Liye dengan gendre yang lain. Tapi apa salahnya mencoba, bukan?
Novel Bulan ini menceritakan petualangan Seli, Raib, Ali, dan Ily dalam Festival Bunga Matahari di Kota Illios—Klan Matahari. Cerita ini begitu seru menurutku. Segala yang diceritakan begitu masuk akal. Penulis membawaku seakan-akan ikut bertualang dalam ceritanya, ketika membaca dari hal 100-san sampai seterusnya aku malah terbayang sedang mengikuti penjelajahan di masa perkemahan dulu, ketika masa sekolah. Ah menyenangkan sekali. Hanya saja dalam cerita tidak sesederhana itu. Ada beberapa komponen lain dan setting tempatnya beragam, dan menurutku masih mirip-mirip dengan tempat di dunia nyata kita di Bumi pertiwi ini.
Cerita ini cukup ringan untuk dibaca, apalagi untuk setara anak SMP-SMA ini bacaan yang pas sekali. Sebenarnya bagi yang seumuran saya memang tidak terlalu cocok. Tapi jika diperlukan untuk suatu kepentingan suatu gambaran ketika hendak menulis gendre serupa atau hiburan ringan semata buku ini kurekomendasiin.
Meski di novel ini gaya bahasa Tere Liye tidak semenghanyutkan biasanya. Aku tetap dibuat nyaman membacanya. Kesan yang saya dapatkan ketika menyelesaikan novel ini, ceritanya mengalir layaknya air. Menyejukkan, menegangkan, dan seru. Ada beberapa amanat yang bisa diambil mengenai kekompakkan, solidaritas, sportivitas, kerendahan hati, tolong menolong, ketulusan, dan kesabaran.
Quotes yang paling aku sukai dari Novel Bulan:
“Sungguh ada banyak hal di dunia ini yang boleh jadi kita susah payah menggapainya, memaksa ingin memilikinya, ternyata kuncinya dekat sekali, cukup dilepaskan maka dia datang sendiri.
Ada banyak masalah di dunia yang boleh jadi kita mati-matian dalam menyelesaikannya, susah sekali jalan keluarnya, ternyata cukup diselesaikan dengan ketulusan, dan jalan keluar atas masalah itu hadir seketika.” ~Tere Liye, Bulan- hal 205.
#NgereadKuy!
#KMC8
#BacaBuku
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Review Novel Reuni- NIE
Judul: Reuni Penulis: NIE Penerbit: AT Press Cetakan: Pertama, November 2018 Jumlah Halaman: 168 Halaman ISBN: 978-602-0745-06-0 ...
-
REVIEW Novel Merantau Ke Deli Judul Buku : Merantau Ke Deli Penulis : Prof. Dr. Hamka Tebal Buku : 194+ x halaman Penerbi...
-
Sumber gambar: www.wisatakaka.com Mau travelling, tapi Bingung mencari destinasi wisata yang unik dan menarik? Yuk ke Tasikmalaya dan...
-
Judul: Padang Bulan Penulis: Andrea Hirata Tahun Terbit: Cetakan kelima belas, Mei 2018 Jumlah Halaman: xviii+310 Halaman Penerbit:...

No comments:
Post a Comment